Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang menyelenggarakan Forum Rembug Olahraga sebagai bagian dari proses penyusunan dan perencanaan program olahraga Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bersama antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, akademisi, komunitas, serta para pemangku kepentingan olahraga di Kota Semarang guna menghimpun berbagai masukan dan aspirasi dalam pengembangan sektor olahraga.
Forum dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang, Drs. Fravarta Sadman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pembangunan olahraga tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, organisasi olahraga, akademisi, komunitas, maupun masyarakat. Oleh karena itu, forum rembug olahraga diharapkan mampu menjadi ruang dialog yang produktif dalam merumuskan arah kebijakan dan program olahraga ke depan.
Dalam forum tersebut, peserta menyampaikan berbagai masukan terkait pengembangan olahraga di Kota Semarang. Beberapa di antaranya menyoroti pentingnya penguatan penyelenggaraan kejuaraan olahraga secara berjenjang sebagai upaya pembinaan atlet sejak usia dini. Selain itu, peserta juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga serta dukungan terhadap pengembangan olahraga berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pembahasan juga mengarah pada pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan, terutama bagi peserta Kelas Khusus Olahraga (KKO), agar proses pembinaan dapat terus berlanjut hingga jenjang pendidikan berikutnya. Di sisi lain, pengembangan sport science dan digitalisasi olahraga turut menjadi perhatian dalam rangka mendukung peningkatan prestasi atlet dan tata kelola olahraga yang lebih modern dan adaptif.
Selain olahraga prestasi, forum turut membahas pengembangan olahraga masyarakat. Sejumlah peserta menyampaikan pentingnya memperluas budaya olahraga di tengah masyarakat melalui kegiatan yang lebih inklusif dan menjangkau berbagai kelompok usia. Penguatan organisasi olahraga masyarakat hingga tingkat wilayah juga menjadi salah satu hal yang didorong guna memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.
Selain itu, peserta juga mendorong adanya penguatan ekosistem pembinaan atlet melalui pendataan, fasilitasi kegiatan olahraga, hingga peningkatan kualitas penyelenggaraan event olahraga di Kota Semarang agar semakin menarik dan melibatkan partisipasi komunitas. Forum juga membahas pentingnya pengenalan olahraga tradisional kepada generasi muda. Peserta memandang bahwa olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan melalui kegiatan di ruang publik maupun kegiatan masyarakat agar tetap dikenal dan diminati oleh pelajar serta generasi muda Kota Semarang.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta forum. Berbagai aspirasi yang masuk akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja Tahun 2027. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan olahraga yang berorientasi pada peningkatan prestasi, penguatan olahraga masyarakat, serta pengembangan sarana dan prasarana olahraga secara bertahap sesuai kebutuhan daerah.
Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mendukung pengembangan olahraga di Kota Semarang. Upaya penguatan pembinaan atlet, pengembangan event olahraga, hingga peningkatan kualitas tata kelola kegiatan olahraga akan terus menjadi perhatian dalam perencanaan program ke depan.
Melalui Forum Rembug Olahraga ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan seluruh insan olahraga dalam mewujudkan ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, dan berdaya saing. Forum ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang partisipasi publik guna menghasilkan kebijakan olahraga yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat Kota Semarang
