Dispora Kota Semarang bersama Forum Komunikasi Osis Kota Semarang mengadakan Sosialisasi Pencegahan dan Perlindungan dari Bahaya Destruktif bagi Pemuda Kota Semarang bertempat di Ruang Lokakrida Gedung Moch Ichsan Balaikota Semarang (13/02). Acara yang diikuti oleh perwakilan SMA sederajat di Kota Semarang bertujuan untuk melindungi generasi muda Kota Semarang dari hal-hal yang bersifat destruktif atau hal-hal yang membahayakan masa depan pelajar.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang, Drs. Pravarta Sadman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Untuk menjadi generasi emas, para pemuda mau tidak mau harus merencanakan masa depan. Salah satu cara merencanakan masa depan adalah dengan menghindari aktivitas-aktivitas buruk yang berpotensi dapat merusak masa depan. Karena pada 2045 nanti merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Namun, peluang ini tidak akan dapat dimanfaatkan secara optimal jika tidak didukung oleh SDM yang berkualitas. Dan membentuk pribadi yang berkualitas ini harus dimulai dari sekarang.
Materi pertama disampaikan oleh Penyuluh Narkoba ahli muda dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Pristiwanto Nugroho, S.I. Kom. Dalam paparannya disampaikan bahwa Pemerintah, Pemuda dan Aparat Penegak Hukum bergerak bersama melawan penyalahgunaan narkoba terutama di kalangan pelajar. Ini untuk mencegah akibat yang ditimbulkan yaitu kerusakan mental dan jasmani bagi pemuda yang menyalahgunakan narkoba.Materi kedua disampaikan oleh Psikolog dari Dinas Pemberdayaan, Perempuan, dan Perlindungan Anak dengan tema Kesehatan Mental, Iis Amalia, S.Psi,M.Ps. dalam paparannya disampaikan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di kalangan pelajar. Pemuda yang tumbuh dengan mental yang baik mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk menghasilkan masa depan yang cemerlang bagi dirinya sendiri, lingkungan sekitar dan negara.Acara berlangsung lancar dan khidmat. Para peserta antusias atas materi yang disampaikan dan aktif melakukan dialog dengan para narasumber. “Kegiatan ini sangat positif dalam memberikan informasi valid yang berguna bagi kami untuk menjaga masa depan”, tutup salah satu peserta yang hadir
